"Jangan khawatir, kekasihmu sudah terbiasa dengan konflik, setiap
konflik yang pernah dilalui telah menjadikannya cerdas, cerdas yang
bukan sekedar logika.
Bukankah manusia telah didesain untuk mampu beradaptasi, tentu
kekasihmu juga memiliki kemampuan antisipasi dari segala tekanan, dan
itu pasti sudah sangat memadai.
Dia bukan sekedar cantik, dia mewarisi darah ulet ibunya dan keteguhan
ayahnya" ujar Beng.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengambil Gambar
Aku sempatkan mengambil gambar sederhana pagi tadi. Sekedar rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Aku gunakan lensa canon 55 - 250mm pula ap...
-
Tubuh Dewi masih terlihat sangat letih, letih tubuh juga perasaan. Dewi masih enggan untuk menemui Arya. Selalu timbul perasaan malu jika t...
-
Aku mencoba melupakan semua. Mengalihkan pandangan pada hamparan luas kebun jagung yang hijau, terasa damai, alam begitu santun, aroma ladan...
-
Banjarmasin, 28 Sya’ban 1433 H Malam itu kaum agamis berkumpul, ada beberapa tokoh tauhid dan tasawuf juga beberapa santri dari Abah Wa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar