"Selalu kalian meributkan hal yang kalian yakini baik, tapi aku tak
melihat apa yang kalian lakukan telah merubah hidup menjadi lebih
baik. Tak, kalimat tak merubah apapun.
Satu hal yang aku tahu, jika hidup bisa menjatuhkanmu, tinggal
bagaimana kau bersikap. Kau bisa menyerah dengan meratap atau justru
akan bangkit. Sederhana...,ya sederhana dan bisa kalian pilih, lalu
lakukan" sela Saman.
"Aku hanya berfikir kalian tak ubahnya dengan Urip yang banyak bicara,
namun membiarkan perempuan yang dicintai membeku, bahkan hingga lidah
perempuan itu kelu. Cinta...
Tapi aku menganggap itu konyol" tak memberi kesempata Saman pada Galih
pun Beng yang sejak awal saling adu urat leher.
2.11.2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengambil Gambar
Aku sempatkan mengambil gambar sederhana pagi tadi. Sekedar rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Aku gunakan lensa canon 55 - 250mm pula ap...
-
Tubuh Dewi masih terlihat sangat letih, letih tubuh juga perasaan. Dewi masih enggan untuk menemui Arya. Selalu timbul perasaan malu jika t...
-
"Sakiti aku dengan tanganmu. Hanya itu yang Kemala mau, tak lebih. Mungkin Kemala tak pernah mencintai Arya tapi dengan melihat A...
-
Waktu dan ruang selalu setia memberi kesempatan kepada alam dan seisinya untuk larut dalam pencariannya masing-masing, mempersilahkan hidup ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar