Akumulasi dari perasaan dan pikiran lelah berubah menjadi mimpi yang mendekati halusinasi. Segala keindahan dan kenagan justru menjadi stimulan untuk membangunkan iblis betina yang selalu mengusung pemuas dari surga.
Dengan janji pengetahuan dan kematangan pribadi yang terselip racun halus mendekati tanpa rasa disuguhkan.
Dan aku sungguh tak bisa membeda antara malaikat dengan iblis.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengambil Gambar
Aku sempatkan mengambil gambar sederhana pagi tadi. Sekedar rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Aku gunakan lensa canon 55 - 250mm pula ap...
-
Tubuh Dewi masih terlihat sangat letih, letih tubuh juga perasaan. Dewi masih enggan untuk menemui Arya. Selalu timbul perasaan malu jika t...
-
Waktu dan ruang selalu setia memberi kesempatan kepada alam dan seisinya untuk larut dalam pencariannya masing-masing, mempersilahkan hidup ...
-
Angga mendengar apa yang tetua ucap tapi ucapan tetua sama sekali tak bisa dipahami. Pun tetua sangat mengerti itu, maka senyum tetua cukup...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar