Hal yang Urip ingin tahu atau ingin dapatkan namun belum pernah
sepenuhnya Urip selesaikan atau belum Urip ketahui ujungnya itulah
yang memaksa mengendalikan tubuh Urip. Tapi jika hal tersebut telah
pernah terselesaikan maka akan tidak memberi arti pada Urip.
Rasa ingin mengetikkan setiap kalimat kepadan kekasihnya sebab hal itu
tadi. Terasa ada yang memaksa untuk selalu tentangnya, yang memaksa
sadarnya Urip justru yang tak sadarnya Urip. Sadar Urip yang ada
sekarang ini hanya dalih, berusaha sadar namun tetap dia tidak bisa
kembali waras.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengambil Gambar
Aku sempatkan mengambil gambar sederhana pagi tadi. Sekedar rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Aku gunakan lensa canon 55 - 250mm pula ap...
-
Tubuh Dewi masih terlihat sangat letih, letih tubuh juga perasaan. Dewi masih enggan untuk menemui Arya. Selalu timbul perasaan malu jika t...
-
"Sakiti aku dengan tanganmu. Hanya itu yang Kemala mau, tak lebih. Mungkin Kemala tak pernah mencintai Arya tapi dengan melihat A...
-
Waktu dan ruang selalu setia memberi kesempatan kepada alam dan seisinya untuk larut dalam pencariannya masing-masing, mempersilahkan hidup ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar