Aku merindu saat kau menari, saat sebelum cinta menampakan tajam
kuku-kukunya yang telah memberi banyak luka di hati.
Entah kemana larinya iblis yang meniupkan hangatnya api. Sedang aku
telah benar bergabung dengan dia, dia yang dikutuk dan dirajam.
Atau iblis mulai benar-benar cemburu, karena aku memujamu melebihi
dari apa yang dia telah pernah harapkan.
Kasih.
1.24.2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengambil Gambar
Aku sempatkan mengambil gambar sederhana pagi tadi. Sekedar rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Aku gunakan lensa canon 55 - 250mm pula ap...
-
Tubuh Dewi masih terlihat sangat letih, letih tubuh juga perasaan. Dewi masih enggan untuk menemui Arya. Selalu timbul perasaan malu jika t...
-
"Sakiti aku dengan tanganmu. Hanya itu yang Kemala mau, tak lebih. Mungkin Kemala tak pernah mencintai Arya tapi dengan melihat A...
-
Waktu dan ruang selalu setia memberi kesempatan kepada alam dan seisinya untuk larut dalam pencariannya masing-masing, mempersilahkan hidup ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar