Mungkin aku dibutakan, tapi setidaknya dengan jelas sungguh aku telah
melihat apa kegelisahannya yang mendasar, setidaknya aku telah tahu
kecerdasannya tak mampu menterjemahkan bisik hatinya sendiri.
Mungkin dia alpa jika akademis juga tak pernah mampu menyatakan apa yang dicari.
Mungkin kata maafku tak setara dengan kalimat "bagaimana aku memahamimu"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengambil Gambar
Aku sempatkan mengambil gambar sederhana pagi tadi. Sekedar rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Aku gunakan lensa canon 55 - 250mm pula ap...
-
Tubuh Dewi masih terlihat sangat letih, letih tubuh juga perasaan. Dewi masih enggan untuk menemui Arya. Selalu timbul perasaan malu jika t...
-
"Sakiti aku dengan tanganmu. Hanya itu yang Kemala mau, tak lebih. Mungkin Kemala tak pernah mencintai Arya tapi dengan melihat A...
-
Waktu dan ruang selalu setia memberi kesempatan kepada alam dan seisinya untuk larut dalam pencariannya masing-masing, mempersilahkan hidup ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar