Aku pejamkan mata menutup semua indra, membendung pikiran, melerai rasa.
Aku tahu ini hanya cukup untuk menghilangkan tentang dia dalam sesaat, bukan permanen.
Sang pikir jangan terlalu liar.
Sang ingin jangan hendak berkuasa.
Sang rasa jangan terlalu peka.
Sang ruh jangan terlalu lancang, karena Hidup yang memiliki aturan.
Sang waktu fahamilah memang ini gerak tariku.
Berkisah baik hanya menutup buruk.
Berkisah buruk hanya mencoba menemukan sisi baik yang tak lebih dari ujung kuku.
Berkisah santun sekedar menyadari betapa bejat.
Berkisah bejat sekedar belajar tahu tahu diri.
Berkisah pintar agar sadar kebodohan.
Berkisah bodoh agar Khayun mengajari.
Mustahil segala sesuatu ada tanpa diadakan.
Mustahil diadakan tanpa tujuan.
Yang Kasih dan Sayang selalu menebar salam.
Salam, salam, salam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengambil Gambar
Aku sempatkan mengambil gambar sederhana pagi tadi. Sekedar rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Aku gunakan lensa canon 55 - 250mm pula ap...
-
Tubuh Dewi masih terlihat sangat letih, letih tubuh juga perasaan. Dewi masih enggan untuk menemui Arya. Selalu timbul perasaan malu jika t...
-
Waktu dan ruang selalu setia memberi kesempatan kepada alam dan seisinya untuk larut dalam pencariannya masing-masing, mempersilahkan hidup ...
-
Angga mendengar apa yang tetua ucap tapi ucapan tetua sama sekali tak bisa dipahami. Pun tetua sangat mengerti itu, maka senyum tetua cukup...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar